Lukisan, Kejadian

Sebetulnya saya pikir, lukisan bukan hanya sebuah obyek namun juga rangkaian kejadian. Kejadian itu terjadi di ruang-ruang penciptaan. Saya lebih sering melukis sendirian sekarang dan saya mengalami banyak hal di studio saat melukis seorang diri. Hal itu saya rasa takkan pernah benar-benar dipahami baik oleh pemirsa atau kolektor. Pengalaman itu hanya milik saya.

Mungkin hal itu ada baiknya karena bila mereka harus merasakan apa yang saya rasakan saat mencipta, mereka terpaksa harus merasakan kebosanan, kecemasan dan rasa putus asa. Sekali-sekali, dan itu cukup jarang terjadi, ada harapan dan kebahagiaan saat mencipta. Kadang-kadang jalannya mudah, lebih sering sih jalannya susah. Namun sesekali ada momen di mana bentuk yang tercipta di atas kanvas begitu bagus, padahal karyanya belum selesai.

Perasaan itu sebenarnya ingin saya bagi dengan pemirsa. Mereka tidak perlu mengalami kesulitan mencipta dan segala tetek-bengeknya, mereka juga tak perlu memahami mengapa saya bisa bahagia, cukup merasakan emosi bahagianya saja. Bila ada orang yang rela meluangkan waktu untuk mengamati karya lukisan saya baik-baik, saya harap mereka mampu merasakan kebahagiaan itu. Walaupun bila hal itu memang mungkin, konsekuensinya mereka pun akan merasakan semua kecemasan yang saya rasakan melalui karya yang sama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s